BIOGRAFI GILANG ARYAWAN KUSUMA
![]() |
Gilang Aryawan Kusuma dilahirkan di Kp.CiJalaksana RT:03/01 Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas Sukabumi, Jawa Barat tanggal 07 Oktober 1989. Ayahnya adalah seorang buruh tani, Deden Biduri Kusuma,Dengan status jabatan ayahnya yang tidak memungkinkan bagi Gilang untuk bersekolah. Namun ada batasan yang tidak mungkin rasanya untuk dilanggar,sekalipun ia anak dari seorang buruh, iya yakin masa sekolahnya harus 'tamat'. ia berepribadian sederhana tidak banyak tingkah laku selalu nurut sama orang tuanya,ia menjalani hidup dengan keyakinan dan sabar ,Ia menyelesaikan pendidikan Dasar di SD Negeri 1 Bencoy Desa Cireunghas Sukabumi pada Tahun 2001, Setelah itu ia melanjutkan sekolah di SMP Negeri 1 Sukaraja Sukabumi dan lulus pada Tahun 2003, lalu dia masuk SMA 4 Sukabumi dan lulus pada Tahun 2006.Selain itu selama ia duduk di Bangku SMA ia sosok orang yang aktif dalam mengikuti program-program di sekolahnya,ia masuk jadi anggota OSIS dan menduduki sebagai Ketua Osis di sekolahnya.Di luar sekolah ia juga masuk di Sekolah Olahraga Sepak Bola di SSB Kodim 06-07 Sukabumi dan AC Rima Sukabumi. setelah lulus SMA dengan segala ketebatasan ekonomi ia terpaksa tidak melanjutkan ke pendidikan sarjana dan ia menjadi pengguran, selama menjadi pengguran ia berusaha dan bersikeras cari pekerjaan dan berniat dari hasil kerjanya ia ingin masuk pendidikan sarjana, namun waktu tak terasa 2 tahun menjalani masa penggguran tapi dengan kesabarannya ia mampu membangkitkan semangatnya yang hampir hilang karena susahnya cari pekerjaan.
Tahun 2009 ia pertama mendapatkan kontrak kerja sebagai operator di PT.Aristek HighPolymer Ci Karang Bekasi, dan berakhir tahun 2011, ia kembali menjadi pengangguran lagi tapi tidak membuat ia putus asa,dari sisa hasil kerja ia pun berubah pikir untuk tidak lanjut pendidikan dan ia lebih memilih membuka usaha kecil yaitu warung dan steam motor , dengan usaha nya ia berhasil dan ia mampu membiayai sekola Adik-adiknya dan membiayai Orang Tuanya.
Tahun 2013 ia kasih kepercayaan ke Saudaranya untuk menjaga usahanya,lalu ia pergi ke daerah Ci Pinang Jakarta Timur, ia ketemu saudaranya dan ia coba merintis usaha dengan jualan baju.
Tuhan tidak selalu memberi apa yang kita minta tapi tuhan memberi apa yang kita butuhkan, karena usaha dan kesabaran yang ia lakukan usaha jual baju itu akhirnya memberi keuntungan lebih dan berkembang pesat waktu ke waktu, sampai ia mampu menyewa ruko untuk buka toko baju dan punya koperasi sendiri.
Sampai sekarang usahanya tetap lancar dan kehidupannya lebih maju dari sebelumnya.
Dan itulah sekilas tentang kaka saya yang satu ini, bagi para pembaca semoga dengan membaca ini kalian bisa mendapatkan pelajaran tentang hidup dan saya ucapkan terima kasih.
Tuhan tidak selalu memberi apa yang kita minta tapi tuhan memberi apa yang kita butuhkan, karena usaha dan kesabaran yang ia lakukan usaha jual baju itu akhirnya memberi keuntungan lebih dan berkembang pesat waktu ke waktu, sampai ia mampu menyewa ruko untuk buka toko baju dan punya koperasi sendiri.
Sampai sekarang usahanya tetap lancar dan kehidupannya lebih maju dari sebelumnya.
Dan itulah sekilas tentang kaka saya yang satu ini, bagi para pembaca semoga dengan membaca ini kalian bisa mendapatkan pelajaran tentang hidup dan saya ucapkan terima kasih.
Pesan:
Kesederhanaan hidup lebih mendekatkan kita pada kebahagiaan, ketika satu pintu tertutup tetap lah semangat karna masih ada pintu terbuka untuk menuju kesuksesan.jangan pernah takut gagal, jadikan kegagalan sebagai motivasi untuk lebih berusaha kedepannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar